Mengenal Software Lebih Dekat

Software atau piranti lunak pada dasarnya terbagi ke dalam dua kategori, yaitu (1) piranti lunak berbayar (propiatery); dan (2) piranti lunak bebas atau gratis (free software).

Pada umumnya, piranti lunak yang terintegrasi pada Microsoft Windows, baik Windows Xp, Vista, dan Windows 7 merupakan piranti lunak berbayar. Microsoft Office Office versi Home dan Student, misalnya, dijual seharga Rp. 585.000 untuk satu orang pengguna (user). Ini masih sebatas Office 2007, belum yang lainnya, seperti Corel Draw X4, Photoshop, ACDSee, Adobe Macromedia Flash, dan sejenisnya. Andai semua program berbayar tersebut terinstal di komputer Anda dengan lisensi resmi – bukan bajakan – harga piranti lunak, termasuk harga Microsoft Windows yang ada dikisaran 1 jutaan, tersebut bisa lebih mahal dari harga komputer atau notebook itu sendiri. Nanti, jika hukum pembajakan software semakin diperketat, semua pengguna software bajakan harus bersiap-siap mengeluarkan isi kocek lebih tebal. Kalau tidak, Anda akan dikenakan denda atau komputer Anda akan disita oleh aparat. Warung-warung internet di kota-kota besar di Indonesia sudah merasakan betapa susahnya ketika dipaksa harus menggunakan software berlisensi resmi. Warung-warung internet di kota kecil tinggal menunggu giliran.

Nah, selain sofware berbayar tadi, terdapat banyak sekali sofware yang bisa digunakan secara bebas dan gratis dengan kemampuan yang tidak kalah dari software berbayar. Antivirus, misalnya, dari pada menggunakan antivirus Norton versi bajakan, tidak ada salahnya jika kita beralih ke antivirus yang menyediakan software bebas dan gratis, seperti AVG, PCMAV, dan Avira, yang kemampuannya tidak bisa diremehkan (selama terus di-update dengan teratur). Demikian juga halnya untuk keperluan lainnya, seperti mengetik yang juga bisa menggunakan Open Office yang notabenenya adalah software gratis dengan kemampuan yang tidak kalah dari Microsoft Office. Untuk keperluan mengedit gambar pun demikian, ada alternatif GIMP yang dapat digunakan sebagai pengganti Photoshop yang berbayar. Secara garis besar, software-software bebas dan gratis bisa kita download dari situs, seperti http://filehippo.com atau http://download.cnet.com/windows/.

Terakhir, jika Anda ingin beralih dari Windows yang berbayar, karena takut dirazia atau tidak mau jadi pembajak, maka beralihlah ke operating system gratis, yaitu open source, seperti Linux Ubuntu yang dapat diunduh gratis dari situs resminya. Kini, Ubuntu telah merilis versi terbarunya, Ubuntu Karmic Koalla 9.10 dengan tampilan antar muka dan kemudahan instalasi yang lebih baik dari Windows. Pertanyaannya: lalu mengapa Linux Ubuntu tidak sepopuler Microsoft Windows? Jawabannya: kita terlalu cepat merasa diri sebagai manusia mapan, sehingga malas belajar dan mencoba hal-hal baru.

Salam

About these ads

About labkomunisa

Labkom Unisa adalah Laboratorium Komputer Universitas Alkhairaat Palu.
This entry was posted in Belajar Bersama. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s