Bedah Peramban (Browser): Google Chrome

Pada tulisan sebelumnya, kita telah menyinggung tentang peramban (browser). Nah, kali ini, kita masih akan menyinggung perihal peramban, namun dikhususkan pada Google Chrome, peramban terbaru besutan Google.

Kemunculan Google Chrome memang terbilang baru jika dibandingkan dengan peramban lainnya, seperti Internet Exploler, Firefox, Opera, Safari, dan Flock. Meski begitu, Google Chrome telah menyita perhatian pencinta internet di dunia. Melalui Chrome, Google seakan mempertegas merk dagang mereka, yaitu efisiensi dalam kesederhanaan dan kecepatan.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kecepatan dalam mengakses situs juga tidak hanya ditentukan oleh kapasitas bandwith yang kita miliki, tetapi juga ditentukan oleh peramban yang kita gunakan.Sampai di sini, jika dibanding peramban lainnya, Chrome adalah peramban minimalis yang sangat cepat.

Selain mengusung kecepatan dan kesederhanaan, Chrome juga telah tersedia dalam bahasa Indonesia. Untuk yang satu ini, pengguna di Tanah Air juga akan sangat terbantu dengan fitur “terjemah” yang akan tampil otomatis ketika kita membuka situs berbahasa Inggris. Dengan fitur ini,  Chrome akan menerjemahkan seluruh tampilan situs bahasa Inggris yang terakses ke dalam bahasa Indonesia. Enak, bukan? Tentu saja, ini memudahkan kita dalam berinternet, terutama jika memiliki penguasaan bahasa Inggris yang terbatas. Selain bahasa Indonesia, berdasarkan keterangan di situs resminya (http://www.google.com/chrome/intl/id/more/index.html), Chrome mengedepankan empat kelebihan, antara lain:

1. Kecepatan. Seperti yang sudah disebut di atas, Chrome sangat cepat. Peramban ini langsung aktif ketika diklik. Selain itu, Chrome didukung V8, mesin JavaScript yang sangat handal dalam menampilkan situs yang rumit.

2. Keamanan. Ya, dengan Chrome, kita dapat terlindungi dari situs berbahaya, seperti situ yang memuat program jahat atau phishing, saat berselancar di dunia internet.

3. Kesederhanaan. Chrome dirancang untuk efisiensi dan kemudahan penggunanya, seperti mengatur tab-tab situs yang diakses melalui Chrome dengan cepat dan mudah.

Akhirnya, sebelum disudahi, dua hal yang perlu digarisbawahi, yaitu: pertama, tulisan ini didasarkan pada pengalaman internal Labkom UNISA menggunakan beberapa mesin peramban. Untuk itu, tambahan dan masukan dari pembaca sangat penting di sini; dan, kedua, tulisan ini, tentu saja, tidak dimaksudkan sebagai ajang promosi Google Chrome. Dengan kata lain, pilihan menggunakan peramban kembali kepada masing-masing kita.🙂

About labkomunisa

Labkom Unisa adalah Laboratorium Komputer Universitas Alkhairaat Palu.
This entry was posted in Belajar Bersama. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s